Fungsi dalam bahasa C/C++

Pada tutorial sebelumnya kita telah mempelajari tentang: statement kontrol. Tutorial kita kali ini adalah membahas tentang fungsi pada bahasa C/C++. Tutorial tentang fungsi kali ini akan mencakup: apa itu fungsi, cara penulisan, dan implementasinya.

Pengertian Fungsi

Fungsi pada C/C++ secara sintaks adalah blok kode yang digunakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan,selain itu fungsi juga dapat digunakan secara berulang-ulang. Pada program yang kita tulis di tutorial tentang input dan output bahasa C dan C++ kita telah membuat program untuk menghitung luas lingkaran, akan tetapi semua pekerjaan kita tulis di fungsi main. Hal tersebut bukanlah hal yang baik, katakan saja kita ingin menambahkan satu lingkaran lagi di program kita, dan ketika dijalankan program kita akan langsung menghitung luas 2 lingkaran, maka kita harus menulis ulang step-step penghitungan luas lingkaran. Masalah tidak berhenti disini, jika kita memiliki lebih dari satu kode program yang sama, akan tetapi ditulis ditempat yang berbeda dan kita ingin mengganti salah satunya maka kita perlu menggantinya juga ditempat lain dimana kode yang sama itu ditulis. Selain tidak efisien, hal-hal seperti itu juga rawan error.

Cara membuat fungsi

Pada tutorial struktur dasar program kita telah membuat fungsi main yang merupakan fungsi utama dari suatu program. Maka dari itu marilah kita cermati penulisan dari fungsi main, dan memakainya untuk membuat fungsi lain.

int main(int argc,char const *argv[]){	//kepala
  //isi fungsi
  return 0;
}

Potongan kode diatas adalah bentuk lengkap dari suatu fungsi. Setiap fungsi memiliki kepala dan isi dari fungsi. Di bagian kepala fungsi diatas diawali dengan tipe data int dan diikuti nama dari fungsi, lalu terdapat variabel-variabel yang ada tanda kurung.

Tipe data diawal fungsi berfungsi sebagai tipe data kembalian, ini berarti ketika fungsi main berjalan main akan menghasilkan nilai bertipe data integer, hal ini dapat kita lihat di dalam fungsi main diakhiri dengan statement return 0; yang berarti main akan mengembalikan nilai 0 yang dapat diartikan program selesai tanpa masalah.

Setelah itu terdapat nama fungsi, nama fungsi bersifat unik dan digunakan sebagai nama yang akan dipanggil ketika kita ingin menjalankan fungsi tersebut, disini kita tidak perlu memanggil main karena sudah otomatis dipanggil ketika program berjalan. Aturan penamaan dari suatu fungsi hampir sama dengan aturan penamaan variabel yang dapat kalian baca di tutorial variabel dan konstanta.

Setelah itu terdapat tanda dalam kurung yang didalamnya terdapat variabel yang disebut dengan parameter, ini merupakan data yang dimasukkan ke fungsi ketika dipanggil. Untuk main kita memberikan dua parameter, ini digunakan untuk diisi jumlah argumen program dan argumennya. contoh kita pasti pernah menjalankan program ping, ketika kita memanggil ping kita akan mengetikkan ping 8.8.8.8, ketika kita menjalankan program ping maka nilai argumen 8.8.8.8 dapat didapatkan dari variabel parameter ini. Parameter bersifat opsional, kita bisa membuat fungsi tanpa parameter.

Setelah itu adalah blok program yang diakhiri dengan fungsi kembalian yang sesuai dengan tipe data kembalian yang telah ditulis di kepala fungsi. Kita dapat membuat fungsi yang tidak mengembalikan nilai dengan cara membuat tipe data nilai kembaliannya void.

Penerapan Fungsi

Pada program menghitung luas linkaran, kita dapat memisahkan proses penghitungan luas kedalam fungsi yang berbeda. Untuk itu kita bisa membuat fungsi penghitunggan luas sebagai berikut.

float hitungLuasLinkaran(float jariJari){
  float luas=3.14*jariJari*jariJari;
  return luas;
}

berikut ini adalah kode program lengkap dalam bahasa C

#include <stdio.h>

float hitungLuasLinkaran(float jariJari){
  float luas=3.14*jariJari*jariJari;
  return luas;
}

int main(){
  float jariJari;
  float luas;

  printf("Panjang jari-jari: ");
  scanf("%f",&jariJari);
  luas=hitungLuasLinkaran(jariJari);
  printf("Luas linkarannya: %f\n",luas);
  return 0;
}

berikut ini adalah kode program lengkap dalam bahasa C++

#include <iostream>
using namespace std;

float hitungLuasLinkaran(float jariJari){
  float luas=3.14*jariJari*jariJari;
  return luas;
}

int main(){
  float jariJari;
  float luas;

  cout<<"Panjang jari-jari: "<<endl;
  cin>>jariJari;
  luas=hitungLuasLinkaran(jariJari);
  cout<<"Luas linkarannya: "<<luas<<endl;
  return 0;
}

Pada kedua kode diatas kita melakukan pemanggilan fungsi hitungLuasLinkaran, fungsi ini membutuhkan 1 nilai parameter yang merupakan nilai dari jari-jari linkaran, dan akan mengembalikkan nilai luas. Nilai kembalian dari fungsi hitungLuasLinkaran akan disimpan di variabel luas, yang kemudian akan dioutputkan.

Pada penulisan diatas, kita menuliskan fungsi lengkap hitungLuasLinkaran diatas main, hal ini penting karena dengan begitu ketika main memanggl fungsi hitungLuasLinkaran, fungsi tersebut telah ada. Selain seperti itu kita dapat menuliskannya sebagai prototipe fungsi. Penulisannya adalah sebagai berikut:

float hitungLuasLinkaran(float);

//main anda disini

float hitungLuasLinkaran(float jariJari){
  float luas=3.14*jariJari*jariJari;
  return luas;
}

Dengan cara diatas akan menghasilkan program yang outputnya sama dari program diatas.

Sekian tutorial saya hari ini. Mohon maaf jika terdapat kesalahan, jika terdapat pertanyaan silahkan tulis komentar.
HAPPY CODING

No Responses

Leave a Reply