Tutorial C/C++ Variabel dan Konstanta

Ilustrasi Variabel dan konstanta

Pada postingan sebelumnya kita telah mempelajari tentang struktur dasar kode program C/C++. Kali ini kita akan belajar tentang variabel dan konstanta, tutorial ini akan berisi tentang apa itu variabel dan konstanta, format penulisannya, dan cara mengoutputkannya, setelah itu kita akan mencoba membuat program untuk menghitung luas linkaran di bahasa C/C++.

Apa itu Variabel dan Konstanta

Ilustrasi Variabel dan konstanta
Sumber gambar programiz.com

Pada dunia pemrograman Variabel merupakan tempat menyimpan suatu nilai ataupun data, dan nilainya dapat kita ubah selama program berjalan. Konstanta juga dapat digunakan untuk menyimpan nilai, akan tetapi nilai yang tersimpan didalam konstanta selalu bernilai tetap dan tidak bisa diubah ubah.

Variabel

Format penulisan variabel pada kedua bahasa ini adalah seperti berikut  tipeDataVariabel namaVariabel; . Tipe data variabel adalah data apakah yang bisa disimpan didalam variabel yang kita buat, nama variabel adalah sebutan dari variabel kita yang akan kita gunakan untuk memanggil variabel tersebut, penamaan suatu variabel pada bahasa C/C++ memiliki beberapa peraturan, antara lain:

  • Nama variabel hanya boleh terdiri dari huruf, angka, dan underscore ( _ ) dan bersifat unik
  • Variabel harus dimulai dengan huruf ataupun underscore
  • Nama variabel yang panjangnya melebihi 31 karakter, hanyalah 31 karakter pertamanya saja yang dianggap.

Bahasa C/C++ bersifat strongly typed, ini berarti tipe data suatu variabel tidak dapat dirubah. Bahasa C/C++ memiliki beberapa tipe variabel dasar, berikut adalah beberapa tipe data variabel yang ada di kedua bahasa ini:

  1.  int  Adalah integer yang digunakan untuk menyimpan bilangan bulat
  2.  float  digunakan untuk menyimpan pecahan
  3. long intDigunakan untuk menyimpan bilangan bulat dengan kapasitas yang lebih besar dari int
  4. double Digunakan untuk menyimpan bilangan pecahan dengan kapasitas yang lebih besar dari float
  5. bool Adalah boolean yang berupa nilai   true ataupun  false 
  6. char Digunakan untuk menyimpan karakter
  7. Dan masih banyak lagi

Pada bahasa C++ kita dapat menyimpan susunan karakter dengan tipe data  string dengan menyertakan header nya, yaitu <string>. untuk list lengkap tipe data pada bahasa C dapat dilihat diartikel tutorialspoint. Jadi jika kita ingin membuat variabel bilangan bulat dengan nama panjang, kita tinggal menulis seperti berikut ini:

int panjang;

Statement atau tulisan diatas disebut dengan pendeklarasian karena kita mendeklarasikan bahwa kita telah membuat suatu tempat untuk menyimpan suatu jenis data untuk program kita.

Setelah suatu variabel dideklarasikan, kita dapat memberi nilai kedalam variabel tersebut, proses ini dinamakan dengan inisialisasi. Setiap inisialisasi data ke variabel, kita harus memberikan data bertipe data yang sama dengan variabel yang ingin kita inisialisasi. Sebagai contoh kita akan menginisialisasikan nilai 10.

int panjang;   //pendeklarasian variabel
panjang=10;    //memberi nilai 10 ke variabel

atau jika disingkat

int panjang=10;

Dalam menginisialisasi kita tidak perlu menyebut tipe data nya, kita hanya perlu menulis nama variabel diikuti operator sama dengan, dan data yang ingin kita berikan.

Konstanta

Konstanta pada bahasa C/C++ memiliki format penulisan yang hampir sama dengan variabel pada umumnya, kita tinggal menambah keyword  const  diawal statement deklarasi variabel,

const double PI=3.1415926;

Jika kita membuat suatu konstanta kita perlu memberikan nilai didalamnya secara langsung, hal ini dikarenakan nilai konstanta tidak dapat berubah selama program berjalan. Pemberian nama konstanta dengan huruf kapital merupakan hal yang sering dilakukan oleh banyak programmer.

Mengoutputkan variabel dan konstanta

Ketika kita membuat variabel kita dapat mengoutput nilai dari variabel tersebut, dalam hal mengoutputkan variabel, bahasa C dan C++ memiliki perbedaan, keduanya akan dibahas di tutorial ini.

Pada bahasa C

Output didalam bahasa C dilakukan dengan printf("formating",<namaVariabel atau konstanta>); formating merupakan format yang akan dikeluarkan oleh fungsi printf, contohnya jika kita ingin mengeluarkan nilai variabel panjang yang kita buat diatas, dengan diawali kalimat “Panjang: “, kita harus menuliskannya sebagai berikut: printf("Panjang: %i",panjang);. %i dapat kita sebut dengan placeholder, yang nantinya akan diganti dengan nilai dari variabel panjang, ini dikarenakan %i merupakan placeholder pertama dan variabel juga merupakan variabel pertama setelah formating.

Ilustrasi printf pada bahasa C
Ilustrasi printf pada bahasa C

%i digunakan untuk variabel berjenis int atau bilangan bulat, untuk bilangan pecahan kita tidak bisa mengunakan %i, berikut ini list place holder di bahasa c

  1. %i untuk bilangan bulat
  2. %f untuk bilangan pecahan
  3. %c untuk karakter
  4. %s untuk string

jika kita mengoutputkan statement diatas sebanyak dua kali, kita akan mendapati bahwa output program kita akan tersambung, untuk menganti baris atau menambahkan newline, kita dapat menambahkan \n, \n dalam bahasa pemrograman disebut dengan escape sequences. Sebenarnya ada banyak escape sequences di bahsa C dan C++ yang dapat kalian pelajari di wikipedia.

Pada bahasa C++

Pada bahasa C++ tergolong lebih mudah, untuk mendapatkan output yang sama dengan percobaan kita dengan bahasa C, kita hanya perlu menuliskan seperti dibawah ini:

cout<<"Panjang: "<<panjang;

Perlu diperhatikan jika kita ingin mengoutputkan sesuatu  cout akan selalu diikuti dengan operator <<. Output ini pun tidak otomatis diikuti dengan newline, untuk menambahkan newline kita dapat menulis seperti berikut ini.

cout<<"Panjang: "<<panjang<<"\n";

//ataupun

cout<<"panjang: "<<panjang<<endl;

*Catatan :

pada kode diatas kalian menemukan kalimat setelah tanda double slash  // , kalimat setelah itu disebut dengan komentar, komentar tidak akan dibaca oleh kompiler, jadi kita bisa menuliskan penjelasan tentang program kita didalamnya. Ada dua cara dalam menulis komentar, yaitu dengan double backslash, dan diantara /*Komentar mu disini*/. Perbedaannya adalah dicara kedua kita dapat membuat komentar yang lebih dari 1 baris, sedangkan dengan double slash hanya bisa terdiri dari 1 baris saja.

Program menghitung luas linkaran

Setelah mengetahui konsep dari variabel dan konstanta kita dapat membuat program sederhana untuk menghitung luas linkaran,

Pada bahasa C

#include <stdio.h>

int main()
{
    const float PI=3.14;
    float jariJari=7.0;
    float luas;
    
    printf("Panjang jari-jari: %f\n",jariJari);
    luas=PI*jariJari*jariJari;
    printf("Luas Linkarannya : %f\n",luas);
    return 0;
}
Hasil setelah di compile
Hasil ini dikompile dengan online compiler.

Pada bahsa C++

// Example program
#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
    const float PI=3.14;
    float jariJari=7.0;
    float luas;
    
    cout<<"Panjang jari-jari: "<<jariJari<<endl;
    luas=PI*jariJari*jariJari;
    cout<<"Luas Linkaran : "<<luas<<endl;
}
Hasil ketika dicompile
Hasil ini dikompile dengan online compiler.

Sekian tutorial kali ini, jika menemui masalah atau pertanyaan silahkan posting komentar.

Anda dapat melanjutkan ke tutorial input dan output.untuk materi input dan output saya memisahkan antara bahasa C++ dan C.

HAPPY CODING

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.